Senin, 01 April 2013

Sekilas Tentang Web Science

1. Definisi Web Science

Di zaman yang sudah modern ini siapa yang tidak mengenal istilah Web . Dengan adanya Web kita dapat mencari atau menemukan berbagai macam informasi-informasi terbaru mengenai dunia saat ini. Nah kali ini saya akan menjelaskan sedikit tentang Web Science . Sudah taukan anda apa itu Web Science ?. Web Science sendiri terdiri dari kata Web dan Science. Web merupakan sebuah halaman informasi yang cara pengaksesannya menggunakan media internet. Sedangkan Science yang artinya ilmu pengetahuan. Jadi jika digabungkan Web Science itu adalah website yang berisi tentang artikel-artikel yang berhubungan dengan ilmu pengetahuan.

Dengan adanya Web Science, masyarakat pada umumnya dapat mengakses berbagai informasi yang berhuibungan dengan ilmu pengetahuan dengan lebih mudah. Web Science ini lebih menekankan dalam proses penyajian data yang berhubungan dengan penyajian internet, sehingga dengan adanya web science kita semua dapat mengambil sisi positif dari berbagai perkembangan teknologi yang ada dan memanfaatkannya atau bahkan mengembangkannya dengan sebaik-baiknya.


Contoh Web Science

>>>> URL shorting atau bila di artikan kedalam bahasa Indonesia menjadi pemendekan/pemotongan URL. URL sendiri memiliki kepanjangan yaitu, Universal Resource Locator. URL ini diciptakan oleh Tim Berners-Lee pada tahun 1994 sebagai bagian dari URI. Namun ternyata Berners Lee sendiri menyesali adanya tanda titik ( . ) sebagai pemisah lajur menuju pusat data. Ia berharap bahwa dulu ia menggunakan tanda “/ ” saja pada keseluruhan alamat URL. Ia juga menganggap bahwa dua tanda slash ( / ) di awal ( http:// ) tidak begitu penting. Perlu diketahui juga, bahwa dengan ditemukannya URL ini, maka dunia internet bisa berkembang dengan sedemikian pesat hingga sekarang ini .


2. Sejarah Web
Sejarah web itu sendiri bermula dari Sir Timothy John ¨Tim¨ Berners-Lee yang ditemukan pada tahun 1991. Awalnya Berners-Lee hanya ingin menemukan cara untuk menyusun arsip-arsip risetnya. Untuk itu, beliau mengembangkan suatu sistem untuk keperluan pribadi. Sistem itu adalah program peranti lunak yang diberi nama Enquire. Dengan program itu, Berners-Lee berhasil menciptakan jaringan yang menautkan berbagai arsip sehingga memudahkan pencarian informasi yang dibutuhkan. Inilah yang kelak menjadi dasar dari sebuah perkembangan pesat yang dikenal sebagai WWW.
 

WWW dikembangkan pertama kali di Pusat Penelitian Fisika Partikel Eropa (CERN), Jenewa, Swiss. Pada tahun 1989 Berners-lee membuat pengajuan untuk proyek pembuatan hiperteks global, kemudian pada bulan Oktober 1990, 'World Wide Web' sudah dapat dijalankan dalam lingkungan CERN. Pada musim panas tahun 1991, WWW secara resmi digunakan secara luas pada jaringan Internet.

Sabtu, 26 Januari 2013

Membuat Animasi Bergerak

Video dibawah ini merupakan video yang berisi tentang tutorial cara membuat animasi bergerak menggunakan aplikasi Stickman & Elemento . Video ini berdurasi 1 jam 32 menit dan jika anda ingin melihatnya dapat mengunjungi link berikut  >>>>>>>>

http://www.youtube.com/watch?v=-058J4Ppkxc





Video ini dibuat oleh      :

1. Bagus Deo Humaeni             ( 51411361 )  >>>>>>  http://deohumaeni.blogspot.com/

2. Bangun Marlina Retno Basu  ( 59411190 )  >>>>>>  http://bamaruki.blogspot.com/

3. Melati Puspa Dewi                ( 54411407 )  >>>>>>  http://dewimelati.wordpress.com/

4. Seftian Fajar Cahyana           ( 56411651 )  >>>>>>   http://seftianfajar27.blogspot.com/

Kamis, 06 Desember 2012

Konvergensi Teknologi di Indonesia

Seiring perkembangan zaman, Teknologi Digital kini berperan besar memberikan pengaruh bagi perubahan berbagai aspek kehidupan manusia. Antara lain memfasilitasi berbagai kegiatan seperti komunikasi, bisnis, akademis, dan sebagainya. Shepard (2002) mengemukakan tiga pilar fenomena konvergensi telekomunikasi, yaitu Konvergensi Teknologi, Konvergensi Perusahaan, dan Konvergensi Pelayanan (service). Dan sekarang saya akan menjelaskan mengenai Konvergensi Teknologi dan Contoh Konvergensi Teknologi itu sendiri.

Konvergensi Teknologi pada dasarnya merupakan penyatuan media ke dalam satu basis media yang tunggal. Istilah lain juga menyebutkan bahwa konvergensi teknologi merupakan sebuah bentuk yang menggabungkan antara teknologi tradisional dan teknologi yang baru. Pada dasarnya, konvergensi itu sendiri menyatukan tiga aspek yang kemudian dikenal dengan sebutan tiga C, yaitu Content, Computing, dan Communication. Konvergensi Teknologi disebut sebagai makanisme fasilitasi karena digitalisasi teknologi merupakan pintu gerbang utama untuk membuka peluang bagi perkembangan bentuk konvergensi lainnya, seperti konvergensi perusahaan dan layanan.