1. Definisi Web Science
Dengan adanya
Web Science, masyarakat pada umumnya dapat mengakses berbagai informasi yang berhuibungan
dengan ilmu pengetahuan dengan lebih mudah. Web Science ini lebih menekankan
dalam proses penyajian data yang berhubungan dengan penyajian internet,
sehingga dengan adanya web science kita semua dapat mengambil sisi positif dari
berbagai perkembangan teknologi yang ada dan memanfaatkannya atau bahkan
mengembangkannya dengan sebaik-baiknya.
Contoh Web
Science
>>>>
URL shorting atau bila di artikan kedalam bahasa Indonesia menjadi
pemendekan/pemotongan URL. URL sendiri memiliki kepanjangan yaitu,
Universal Resource Locator.
URL ini diciptakan oleh Tim Berners-Lee pada tahun 1994 sebagai bagian dari
URI. Namun ternyata Berners Lee sendiri menyesali adanya tanda titik ( . )
sebagai pemisah lajur menuju pusat data. Ia berharap bahwa dulu ia menggunakan
tanda “/ ” saja pada keseluruhan alamat URL. Ia juga menganggap bahwa dua tanda
slash ( / ) di awal ( http:// ) tidak begitu penting. Perlu diketahui juga,
bahwa dengan ditemukannya URL ini, maka dunia internet bisa berkembang dengan
sedemikian pesat hingga sekarang ini .
2. Sejarah Web
Sejarah web itu
sendiri bermula dari Sir Timothy John ¨Tim¨
Berners-Lee
yang ditemukan pada tahun 1991. Awalnya Berners-Lee hanya ingin menemukan cara
untuk menyusun arsip-arsip risetnya. Untuk itu, beliau mengembangkan suatu
sistem untuk keperluan pribadi. Sistem itu adalah program peranti lunak yang
diberi nama Enquire. Dengan program itu, Berners-Lee berhasil menciptakan
jaringan yang menautkan berbagai arsip sehingga memudahkan pencarian informasi
yang dibutuhkan. Inilah yang kelak menjadi dasar dari sebuah perkembangan pesat
yang dikenal sebagai WWW.
WWW dikembangkan pertama kali di Pusat Penelitian Fisika Partikel Eropa (CERN), Jenewa, Swiss. Pada tahun 1989 Berners-lee membuat pengajuan untuk proyek pembuatan hiperteks global, kemudian pada bulan Oktober 1990, 'World Wide Web' sudah dapat dijalankan dalam lingkungan CERN. Pada musim panas tahun 1991, WWW secara resmi digunakan secara luas pada jaringan Internet.
WWW dikembangkan pertama kali di Pusat Penelitian Fisika Partikel Eropa (CERN), Jenewa, Swiss. Pada tahun 1989 Berners-lee membuat pengajuan untuk proyek pembuatan hiperteks global, kemudian pada bulan Oktober 1990, 'World Wide Web' sudah dapat dijalankan dalam lingkungan CERN. Pada musim panas tahun 1991, WWW secara resmi digunakan secara luas pada jaringan Internet.